Lama saya menikmati pandangan di belakang saya karena saya tahu itu memang indah.
Lama saya menyanggupi untuk diam dan tetap menatap kebelakang karena takut ke depan tidak seindah di belakang.
Lama saya bercerita dan bertanya padamu apa-apa yang di belakang saya.
Lama saya bertopeng bahagia untuk menikmati yang di belakang!
Tapi bicara denganmu membuat di belakang itu seperti tidak pernah terjadi!
Tapi bicara denganmu membuat di belakang bukan suatu hal.
Tapi bicara denganmu saya tahu ke depan lebih indah.
Tapi hanya dengan bicara denganmu saya mampu tersenyum bahagia.
dan bicara denganmu aku rindu!
Terima Kasih Telah Membantu Saya Menatap ke Depan.
Rico Sutrisno
Jakarta, 2 Mei 2012
- maka mengalirlah -
(dedikasi untuk si manis yang selalu menenangkan hati)




